Teknik Elektro LinksBarrier-Gate & Turnstile Interface, Thermostat, Relay Driver, Microcontroler Board

Instalasi Bahasa Pemrograman Go Pada Sistem Operasi Linux

Bahasa pemrograman Go menduduki peringkat ke 14 bahasa pemrograman terpopuler sejagad versi Tiobe per Februari 2017. Dan setahun kemudian, Go melorot ke peringkat 18 untuk kategori yang sama, yakni bahasa pemrograman terpopuler sedunia. Peringkat teratas tetap diduduki oleh Java, C, C++ dan Python.

Sejujurnya, saya menggunakan bahasa pemrograman tertentu atas dasar suka-suka saya saja, tanpa memperhatikan kepopulerannya. Yang penting cocok. Cocok untuk menyelesaikan masalah/proyek yang sedang saya kerjakan dan cocok dengan skill saya yang pas-pasan.

Saya menggunakan REBOL. Saya jamin Anda baru mendengar nama bahasa pemrograman REBOL. Bahasa pemrograman ini sangat menarik. Selain berukuran mini (kisaran 1MB), REBOL mendukung berbagai sistem operasi alias cross-platform. Selain REBOL, saya menggunakan RED – bahasa pemrograman yang terinspirasi dari REBOL namun dengan ambisi yang amat tinggi. Dan saya juga menggunakan Forth untuk embedded devices.

Entah kebetulan atau tidak, tapi ketiga bahasa pemrograman tersebut masuk dalam kategori bahasa pemrograman concatenative.

Bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang paling sering saya gunakan. Dan karena masih harus memenuhi permintaan user yang kebanyakan (masih) menggunakan Windows, maka BASIC dan PASCAL pun juga saya gunakan untuk membuat contoh-contoh program aplikasi.

Nah, kembali ke Go.

Go mirip dengan C namun dengan pengayaan fitur yang diadopsi dari berbagai bahasa pemrograman lainnya. Go cocok untuk pemrograman sistem. Go menawarkan kemudahan serta efisiensi yang mana kemudahan dan efisiensi tersebut tidak dapat diperoleh dari bahasa pemrograman lain. Go memiliki fitur manajemen memori yang otomatis dengan menerapkan garbage collection. Tidak seperti C/C++ yang mana kita harus bertanggung jawab sepenuhnya dengan alokasi dan dealokasi memori, maka dengan Go, kita tidak perlu lagi mengkhawatirkan hal itu.

Go diklaim sangat efisien. Proses kompilasi program Go sangat cepat. Lebih cepat dibanding C++. Demikian juga dengan proses eksekusi program biner yang dihasilkan Go, waktu eksekusinya sangat cepat. Produk pemrograman Go bersifat native tanpa dependensi, dan tentunya tidak membutuhkan virtual machine untuk menjalankannya. Jadi semestinya, urusan kirim aplikasi menjadi lebih gampang.

Setelah membaca beberapa referensi tentang Go, akhirnya saya memutuskan untuk mencobanya.

Awalnya saya langsung melakukan instalasi dengan perintah sakti:

   $ sudo apt-get install golang-go

Beberapa saat kemudian, Go sudah siap saya gunakan. Akan tetapi ternyata yang terinstalasi adalah Go versi 1.3.3. Sudah lumayan lama. Nanggung, akhirnya saya coba instalasi Go versi terbaru, yakni versi 1.10. Berikut adalah langkah-langkah instalasinya.

  1. Download Paket Program Go
    Buka browser Anda dan arahkan ke alamat https://golang.org/dl/
    Pilih paket yang sesuai dengan spesifikasi komputer yang Anda gunakan. Saya menggunakan komputer dengan sistem operasi linux 32-bit. Jadi saya memilih:
    https://dl.google.com/go/go1.10.linux-386.tar.gz
  2. Ekstraksi Paket Program Go
    Setelah download selesai, lakukan ekstraksi ke folder /usr/local.

    $ sudo tar -C /usr/local -xvzf go1.10.linux-386.tar.gz

    Sesuaikan nama file paket program Go dengan nama file yang Anda download.
    Setelah proses ekstraksi selesai, maka paket program Go sudah terinstalasi pada /usr/local/go.

  3. Setting Environment (PATH)
    Langkah selanjutnya adalah melakukan setting environment.
    Saya langsung edit saja file .bashrc yang ada di $HOME dan menambahkan:

    GOROOT=/usr/local/go
    export PATH=$PATH:$GOROOT/bin

  4. Testing
    Sekarang kita bisa melakukan pengujian (testing) apakah instalasi paket program Go sudah benar atau belum. Kita bisa uji dengan perintah:

    $ go version

    Perintah tersebut akan menghasilkan tampilan versi Go yang sedang aktif.
    Jika error, dalam artian, sistem gagal mengeksekusi go karena tidak ditemukan, maka setting environment belum benar.

  5. Contoh Program Go (RUN – BUILD)
    Untuk menguji instalasi paket program Go lebih lanjut, maka saya membuat program sederhana sebagai berikut:
    Untuk mengeksekusi kode program test.go, kita bisa menggunakan perintah:

    $ go run test.go

    Perintah run akan mengeksekusi kode program test.go tanpa menghasilkan file biner hasil kompilasi program. Tapi jangan salah sangka, Go bukanlah interpreter. Dengan perintah run, Go akan melakukan kompilasi pada direktori temporer, mengeksekusinya dan membersihkannya setelah eksekusi selesai.
    Untuk menghasilkan file program biner, kita gunakan perintah:

    $ go build test.go
    $ ./test

Nah, dengan demikian selesailah sudah instalasi paket program Go. Semoga bermanfaat. Untuk referensi, silakan download 10 buku/referensi dalam format PDF yang tersedia pada postingan sebelumnya:

Download 10 Buku Referensi Bahasa Pemrograman Go

Untuk instalasi Go pada sistem operasi Windows bisa Anda baca dialamat berikut:

Instalasi Go Windows

Dan jika ada pertanyaan atau saran, silakan tulis di komentar. Selamat belajar. Selamat berkarya.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>